RSS

TAQWA


Hakikat Taqwa

Bila ajaran Islam dibagi menjadi Iman, Islam, dan Ihsan, maka pada hakikatnya taqwa adalah integralisasi ketiga dimensi tersebut.

“bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.”
( QS. Al-Baqarah : 177 )
 
“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.”
( QS. Al-Baqarah : 2-4 )
 
Baca Selengkapnya
 
Tinggalkan Komentar

Posted by pada Desember 31, 2012 in Agama, kehidupan

 

DEMI MASA


Waktu tak dapat kita hindari, kita hentikan, atau bahkan kita hilangkan dari hidup kita. Waktu atau masa merupakan bagian hidup kita, sehingga harus kita lalui.

Waktu atau masa adalah anugerah dan kesempatan yang Allah SWT berikan kepada seluruh umat-Nya. Waktu atau masa itu diberikan agar seluruh umat-Nya beribadah kepada-Nya. Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Adz-Dzariyat ayat 56 :

addzariyat56

“ dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”

Dalam ayat itu sudah jelas bahwa, kita sebagai manusia harus menggunakan waktu atau masa hidup kita di dunia ini untuk beribadah kepada Allah SWT.

Bahkan dalam Surat An-Nahl ayat 36, Allah SWT berfirman :

16_36

“dan sungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”

( Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah SWT )

Dalam ayat ini semakin jelas bahwa Allah mengutus rasul untuk mengingtkan dan membimbing kita untuk senantiasa menyembah dan beribadah kepada Allah SWT.

Perlu kita ketahui bahwa, waktu itu anugerah dan nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita. Akan tetapi, waktu atau masa juga merupakan cobaan yang diberikan Allah kepada umat-Nya. Salah satu nikmat Allah yang banyak didustakan manusia adalah WAKTU. Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an Surat Al ‘Ashr :

103_1

Demi masa

103_2

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

103_3

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Surat Al ‘Ashr ini mengingatkan kita, bahwa kita hidup di dunia ini dalam kerugian yang besar. Akan tetapi Allah sudah berfirman dan mengingatkan kita bahwa kerugian itu bisa kita hindari agar kita tidak termasuk dalam golongan orang yang merugi. Sesuai dengan ayat ke-3 Surat Al ‘Ashr, cara agar kita tidak termasuk dalam orang yang merugi adalah dengan :

  1. Senantiasa beriman dan mengerjakan amal sholeh,
  2. Saling nasehat menasehati kebenaran antar sesama

Jadi, dengan cara itulah kita bisa terhindar dari golongan orang yang merugi.Yaitu orang yang bisa menggunakan waktu atau masa hidupnya untuk beriman kepada Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Setelah kita mengetahui firman Allah SWT yang sudah dijelaskan dalam Al Qur’an, masihkan kita mau menggunakan waktu kita untuk hal yang tidak perlu? Sebagai contoh menjelang pergantian tahun 2012 ke 2013, banyak orang mempersiapkan hari pergantian tahun dengan membeli petasan dan terompet untuk menyambut tahun 2013. Padahal, jika kita renungkan banyak orang yang begadang sampai bagi demi menikmati malam pergantian tahun, bahkan tidak sedikit dari mereka yang menikmati malam pergantian tahun dengan berpacaran, menyulut petasan, meniup terompet tepat pada pukul 00.00, bahkan ada yang sambil mabuk-mabukan. Nauzubillahiminzalik.

Sekali lagi, Allah SWT dan Rasulullah saw. sudah mengingatkan kita untuk menggunakan waktu atau masa kita untuk beribadah dan beriman kepada Allah SWT supaya kita tidak termasuk dalam golongan orang yang merugi. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah oleh Allah SWT sehingga kita bisa terhindar kegiatan yang membuat kita rugi di dunia ini. Amin.

Gunakan waktu anda karena waktu anda sangat berharga. Lakukanlah hal yang positif untuk mengisi waktu anda, karena :

“waktu tidak dapat kita hindari, kita hentikan, dan kita hilangkan dari hidup kita. melainkan waktu harus kita lalui. masa depan kita merupakan sebuah misteri dan masa lalu kita merupakan sejarah kita. gunakanlah waktu sebaik mungkin agar waktu tidak menjadi bumerang yang melukai kita.”

ž

 
1 Komentar

Posted by pada Desember 30, 2012 in Agama, kehidupan

 

THE NINE GOLDEN HABBIT


1.SHALAT. Membiasakan: (a) Shalat Fardhu di awal waktu dan berjama’ah; (b) Shalat Tathawwu’: shalat         sunnah rawatib, dhuha, tahajjud.

2.PUASA SUNNAH. Membiasakan puasa sunnah (3 hari sebulan, Senin-Kamis, atau seperti puasa Nabi Daud)

3.ZAKAT INFAQ SHADAQAH. Membiasakan diri menunaikan ZIS ≥ 2,5 persen dari total penghasilan.

4.ADAB ISLAMI. Membiasakan beradab islami dalam setiap kegiatan.

5.TADARRUS AL-QUR’AN. Membiasakan tadarrus Al-Qur’an ≥ 1juz / hari dan khatam dalam sebulan.

6.MEMBACA. Membiasakan membaca ≥ 1jam per hari.

7.MENGAJI. Membiasakan mengaji minimal seminggu sekali.

8.BERJAMAAH & BERORGANISASI, dalam rangka mengajak kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf (perbuatan yang mendekatkan kepada Allah) dan mencegah dari yang munkar.

9.BERPIKIRAN POSITIF. Membiasakan berpikiran positif dalam segala hal, terutama ketika menyikapi sesuatu.

 
Tinggalkan Komentar

Posted by pada Oktober 26, 2012 in Agama, kehidupan

 

Inilah Kita (Indonesia)


Halo sobat semua. Bagaimana kabar sobat semua akhir-akhir ini? Ya, kita tahu bahwa akhir-akhir ini negara kita tercinta Indonesia sedang dilanda permasalahan. Mulai dari korupsi yang melibatkan anggota dewan, saling suap-menyuap dikalangan pajak, kekisruhan organisasi sepakbola Indonesia, sampai konflik di Papua yang menimbulkan orang meninggal dunia. Tapi kita lupakan sejenak semua permasalahan yang melanda Indonesia itu. Karena apa? Kita sebagai bangsa yang besar, bangsa Indonesia tidak bisa terus larut dalam permasalahan itu. Tanpa adanya upaya dan usaha untuk berubah dan berkembang, pasti tidak ada hasil yang signifikan untuk Indonesia. Oleh sebab itu, sebagai warga negara yang baik kita harus mengolah, merubah, dan mengurus bangsa kita ini.
Sebetulnya banyak upaya untuk berubah, banyak upaya untuk maju dan berkembang, namun tindakan dan upayanya belum maksimal dan belum diterapkan oleh kalangan banyak. Ya, selama ini hanya sebagian orang Indonesia saja yang berinovasi dan ikut dalam upaya perubahan dan pelestarian Indonesia. Kebanyakan orang itu adalah kaum cendekiawan dan sebagian kaum pelajar dan masyarakat yang peduli akan lingkungan. Hal inilah yang menyebabkan Indonesia seakan terpuruk dan hanya menggantungkan nasib pada para penguasa.
Kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang komplet. Mengapa dapat disebut bangsa yang komplet? Seharusnya kita semua sudah mengetahuinya. Ya, Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam. Mulai dari bahasa, tarian, adat-istiadat, sampai lagu daerah yang berbeda-beda dan beraneka ragam. Bukan hanya itu, Indonesia memiliki biodiversitas yang beraneka ragam dan unik. Ditambah lagi kekayaan alam Indonesia yang melimpah.
Dengan kelengkapan yang kita miliki, seharusnya Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju dan disegani bangsa lain. Akan tetapi kita jangan hanya bermimpi dan berharap saja akan keajaiban agar Indonesia menjadi maju. Namun, upaya dan usahalah yang harus dilakukan agar kita tidak hanya bermimpi dan berandai-andai saja. Dari mana kita harus mulai upaya tersebut? Ya, dimulai dari diri kita sendiri. Kesadaran sangat diperlukan agar segala bentuk upaya dapat terlaksana secara maksimal. Nah, upaya-upaya tersebut alangkah baiknya kita mulai dari daerah kita masing-masing, dengan kata lain dimulai dari daerah-daerah.
Indonesia ini luas dan berpulau-pulau. Sehingga upaya yang dilakukan tidak bisa dilakukan hanya pada satu daerah saja, namun semua daerah di Indonesia. Upaya apa yang bisa dilakukan? Kita bisa memulainya dengan belajar budaya Indonesia. Karena apa? Bangsa yang maju bukan hanya menghargai para pahlawannya, akan tetapi bangsa yang maju juga mengetahui dan melestarikan kebudayaannya. Masing-masing daerah memiliki budaya dan keunikan yang berbeda-beda. Karena hal tersebut, orang-orang di masing-masing daerah harus bisa mengenal dan melestarikan kebudayaannya. Sehingga tidak akan terjadi kepunahan budaya di suatu daerah. Karena saya dari jawa, sebut saja daerah Purworejo dan Kebumen. Daerah yang satu provinsi itu memiliki perbedaan. Walaupun bahasanya sama, akan tetapi logat masing-masing daerah berbeda. Kita tahu daerah sekitar Kebumen, Banyumas, dan sekitarnya dikenal dengan logat ngapaknya. Daerah Purworejo juga mempunyai tarian sendiri, yaitu ndolalak. Dan budaya di Purworejo berbeda lagi dengan budaya di Magelang, Surakarta, dan daerah lainnya. Itu baru beberapa daerah di satu provinsi, bayangkan berapa banyak budaya yang kita miliki.
Budaya yang sering kita dengar seperti Reog Ponorogo, Batik, dan Angklung belumlah mewakili keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia. Ini juga yang membuat kita sebagai bangsa Indonesia memiliki PR besar. Yaitu menjaga dan melestarikan kebudayaan, agar tidak punah oleh perkembangan zaman dan agar tidak diakui atau diklaim bangsa lain.
Bicara tentang budaya dan kebiasaan paling Indonesia, kita memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda dengan bangsa lain dan negara lain. Mungkin tak disadari akan tetapi itulah budaya yang turun temurun dan hanya ada di Indonesia
1. Tradisi Silaturahmi hari raya (Halal bi Halal)
Kebiasaan ini adalah kebiasaan yang baik dan bernilai positif yang dilakukan orang muslim bahkan orang non muslim. Indonesia memiliki budaya sopan santun dan diterapkan budaya tersebut pada saat hari raya untuk silaturahmi. Kebiasaan dan budaya tersebut bahkan di negara Islam seperti Arab Saudi tidak dilakukan. Oleh karena itu, sebagai bangsa Indonesia, kita patut berbangga memiliki budaya yang bernilai positif dan agamis.
2. Mudik
Nah, kebiasaan yang satu ini mungkin selalu ditunggu-tunggu seluruh masyarakat Indonesia. Mudik atau pulang kampung dilakukan masyarakat pada hari raya. Orang-orang yang bekerja dan mengadu nasib di daerah lain, pada saat musim mudik pulang ke daerah asalnya. Atau dengan sederhana dapat dikatakan, orang kota balik ke desa.
3. Agustusan
Tradisi ini terjadi pada saat hari kemerdekaan RI , 17 Agustus. Tradisi ini tidak hanya terjadi saat 17 Agusutus saja, namun bisa terjadi sepanjang bulan Agustus. Yang unik pada Agusutusan adalah adanya lomba-lomba paling Indonesia untuk memeringati hari kemeredekaan. Lomba pada hari kemerdekaan selain unik, lomba ini juga menjadi ciri khas orang Indonesia yang suka berkumpul dan bersenang-senang. Dalam Agustusan, lombanya antara lain :
- Lomba makan kerupuk
- Lomba membawa kelereng
- Lomba memecahkan balon isi air
- Lomba gebuk bantal
- Lomba menangkap belut
- Lomba menangkap itik
- Lomba panjat pinang
- Sepakbola dengan daster atau sarung
- Voli dengan daster
- dan lomba-lomba lainnya yang unik dan hanya ada di Indnesia
Lomba-lomba tersebut dibuat dan diadakan mulai dari dusun-dusun, RT RW sampai tingkat nasional. Namanya juga Indonesia, yang penting semuanya senang.
Tradisi-tradisi di atas belumlah lengkap, masih banyak tradisi dan budaya yang paling Indonesia yang hanya dada di Indonesia.
Dengan adanya tradisi-tradisi tersebut mampu memperlihatkan sifat orang Indonesia.
Orang Indonesia mampu bekerjasama, gotong royong, dan bersatu. Akan tetapi kebiasaan buruk dan sifat buruklah yang membuat segala sesuatunya tidak membaik. Egoisme dan sifat mengikuti trendlah yang berdampak buruk bagi Indonesia. Korupsi semakin merjalela. Bahkan sekarang bukan hanya korupsi uang, kabarnya Al-Quranpun dikorupsi. Sudah selayaknya kita berbenah dan maju.
Jika kita berbicara tentang musik di Indonesia, menurut saya dunia musik Indonesia ini malah semakin parah. Para musisi dan penyanyi yang tampil di layar TV hanya mengejar honor saja, dan tidak memperhatikan sisi seni dari musik. Bahkan untuk menambah popularitasnya, ada yang tampil dengan dandanan seksi. Boyband dan girlband semakin banyak akibat demam K-Pop. Hal ini sebetulnya buruk. Ada yang ,menyebutkan bahwa K-Pop tidak sesuai dengan adat Indonesia. Terlepas dari itu, jika para penyanyi dan musisi Indonesia hanya mengikuti trend dan mengejar honor serta popularitas maka dunia musik kita akan semakin tertinggal dan terpecah belah. Tak sedikit band Indonesia yang terkenal di luar negeri, tetapi tak dikenal di dalam negeri. Takutnya mereka nanti akan diklaim bangsa luar.
Bangsa Indonesia bisa maju dan berkembang. Dengan cara dan budaya kita sendiri, kita mampu merubah keadaan menjadi lebih baik. Melestarikan alam dan budaya Indonesia penting untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan dunia. Dengan begitu kita bisa maju dan menjadi bangsa yang disegani bangsa lain.
Jika ingin maju, mulailah dari diri sendiri, jika masing-masing individu sudah berbenah dan maju, maka bangsa Indonesia akan semakin baik.. Cintailah budaya dan alam Indonesia.

 
Komentar Dimatikan

Posted by pada Juni 30, 2012 in kehidupan

 

AMAL SHALIH


Amal Shalih adalah satu sarana yang mendatangkan keuntungan kepada orang yang mengerjakan, baik dalam kehidupan di dunia ini maupun dalam kehidupan di akhirat kelak. Atau dapat dikatakan tiap-tiap perbuatan yang diridlai Allah SWT baik yang bersangkut-paut dengan hubungan manusia terhadap Allah SWT (hablun minallaah) maupun yang berkenaan dengan hubungan antarsesama manusia khususnya dan makhluk Allah lainnya.
Amal Shalih akan menghasilkan efek atau pengaruh yang besar. Dan tentunya efek dan pengatuh yang positif.

Buah dari Amal Shalih antara lain :
1. Rizki yang baik. Orang yang melakukan amal shalih itu akan dikaruniai Allah SWT rizki yang baik. Artinya rizki yang murah, halal, dan barokah.
2. Derajat yang tinggi atau mulia. Derajat yang tinggi dalam pengertian yang sehat, murni akan dikaruniakan Allah, kepada orang yang beramal shalih
3. Kemenangan. Setiap orang ingin mencapai sukses dan kemenangan dalam perjuangan hidupnya. Karenanya, keberuntungan itu dapat dicapai dengan mengerjakan amal shalih
4. Menghayati keadilan. Orang-orang yang mengerjakan amal shalih akan diberikan imbangan balasan untuk menghayati nilai keadilan itu
5. Keluar dari kegelapan. Mengerjakan amal shalih merupakan jalan keluar (way out) mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya yang terang benderang
6. Mendapat rahmat Ilahi. Allah akan mencurahkan rahmat-Nya kepada orang yang mengerjakan amal shalih
7. Hilang ketakutan dan kekhawatiran. Orang yang mengerjakan amal shalih akan dihilangkan Tuhan dari jiwanya perasaan takut
8. Pahala yang cukup. Setiap perbuatan amal shalih akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda
9. Ampunan Ilahi. Ampunan Ilahi terhadap dosa-dosa yang diperbuat di dunia adalah satu karunia yang meringankan penderitaan hidup di akhirat kelak
10. Kehidupan di alam surga. Surga itu dijanjikan untuk orang-orang yang mengerjakan amal shalih.
11. Hidunya akan damai karena perbuatannya yang bersifat positif.
12. Akan merasa dekat dengan kebaikan.

Itulah beberapa buah dari Amal Shalih, maka dari itu kita sebagai manusia haruslah bertaqwa kepada Allah SWT. Insya Allah kita nanti akan mendapatkan ridlo, rahmat dan karunia-Nya. Amin.

Sumber : Berbagai sumber

 
2 Komentar

Posted by pada Maret 2, 2012 in Agama, kehidupan

 

AKHLAQ PEMIMPIN


Pemimpin dapat dikatakan sebagai orang yang berkedudukan paling tinggi dalam suatu kelompok tertentu. Seorang pemimpin sangat dibuthkan kebijaksanaannya. Maka dari itu seorang pemimpin harus mempunyai akhlaq yang baik. Akhlaq seorang pemimpin yang bijaksana sesuai dengan Islam antara lain :

1. Mempunyai rasa ikhlas karena Allah
2. Tidak memcampuri suatu urusan atau kepentingan umum dengan keinginan sendiri atau pribadi
3. Memiliki rasa Keprihatinan
4. Menjadi Uswah hasanah, artinya dapat menjadi contoh bagi orang lain
5. Berjalan di atas jalan yang benar
6. Ada rasa wajib sebagai seorang muslim untuk menyampaikan ajaran Allah
7. Berbuat bijaksana karena Allah
8. Benar-benar berserah diri untuk mendapatkan pertolongan-Nya.
9. Berjuang dalam kepemimpinan Islam adalah untuk kebahagiaan Akhirat.
10. Sebagai pemimpin Islam mempersiapkan mental untuk menghadapi cobaan.
11. Memiliki rasa tanggungjawab
12. Selalu bertawakal kepada Allah
13. Sabar menghadapi persoalan

Itulah beberapa contoh akhlaq pemimpin yang insya Allah sesuai dengan Islam. Apakah contoh diatas ada pada diri pemimpin kita?
Sumber : Berbagai sumber otak

 
Tinggalkan Komentar

Posted by pada Maret 2, 2012 in Agama, kehidupan

 

CINTA HIDUP#2


Hidup ini perjuangan. Banyak hal harus dilakukan dan harus diselesaikan. Namun kita harus tahu kawan. Hidup kita di bumi hanya sebentar saja.

Selama hidup kita yang singkat ini, pastilah banyak cobaan dan tantangan. Dan cobaan dan tantangan hidup inilah yang harus kita hadapi. Dan cobaan dan tantangan inilah yang akan mengantar kita untuk semakin dekat dengan Sang Maha Cipta. Cobaan dan tantangan ini mengajak kita dan mengatur kita untuk berbuat yang sebaik-baiknya di dunia.

Selama hidup kita yang singkat ini, kita dituntut untuk selalu berbuat baik. Karena kebaikan akan menghasilkan kebaikan pula, yitu pahala. Dan kebaikan itu pula yang akan mengantar kita untuk semakian dekat dengan Sang Maha Cipta. Kebaikan itu juga bisa meningkatkan derajat kita baik dihadapan orang lain, maupun dihadapan Sang Maha Cipta, Allah SWT. Sementara keburukan akan semakin membuat kita terpuruk. Dosa adalah hasil dari keburukan.

Kita sebagai mahluk Allah paling sempurna haruslah bersyukur atas segala nikmatnya. Hidup di jalan yang benar itulah yang harus dilakukan. Tetapi antara kebaikan dan keburukan masih banyak keburukannya. Maka manusia dianjurkan untuk menghitung-hitung jumlah amal dan buruknya. Dan kita juga dianjurkan untuk bermuhasabah diri sebagai pengingat. Sebelum datangnya hari dimana ayah tak dapat menolong anaknya dan anak tak dapat menolong ayahnya. Maka hidup yang singkat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Hidup kita yang sesungguhnya ada di akhirat. Ingatlah, Segala sesuatu yang kita kerjakan, kita lakukan pasti dicatat oleh malaikat. yang baik dicatat baik yang buruk dicatat buruk. Terima kasih. . . .
Bersambung……………..

 
1 Komentar

Posted by pada Desember 9, 2011 in kehidupan

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 115 pengikut lainnya.