Waktu tak dapat kita hindari, kita hentikan, atau bahkan kita hilangkan dari hidup kita. Waktu atau masa merupakan bagian hidup kita, sehingga harus kita lalui.
Waktu atau masa adalah anugerah dan kesempatan yang Allah SWT berikan kepada seluruh umat-Nya. Waktu atau masa itu diberikan agar seluruh umat-Nya beribadah kepada-Nya. Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Adz-Dzariyat ayat 56 :

“ dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”
Dalam ayat itu sudah jelas bahwa, kita sebagai manusia harus menggunakan waktu atau masa hidup kita di dunia ini untuk beribadah kepada Allah SWT.
Bahkan dalam Surat An-Nahl ayat 36, Allah SWT berfirman :

“dan sungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).”
( Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah SWT )
Dalam ayat ini semakin jelas bahwa Allah mengutus rasul untuk mengingtkan dan membimbing kita untuk senantiasa menyembah dan beribadah kepada Allah SWT.
Perlu kita ketahui bahwa, waktu itu anugerah dan nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita. Akan tetapi, waktu atau masa juga merupakan cobaan yang diberikan Allah kepada umat-Nya. Salah satu nikmat Allah yang banyak didustakan manusia adalah WAKTU. Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an Surat Al ‘Ashr :

Demi masa

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Surat Al ‘Ashr ini mengingatkan kita, bahwa kita hidup di dunia ini dalam kerugian yang besar. Akan tetapi Allah sudah berfirman dan mengingatkan kita bahwa kerugian itu bisa kita hindari agar kita tidak termasuk dalam golongan orang yang merugi. Sesuai dengan ayat ke-3 Surat Al ‘Ashr, cara agar kita tidak termasuk dalam orang yang merugi adalah dengan :
- Senantiasa beriman dan mengerjakan amal sholeh,
- Saling nasehat menasehati kebenaran antar sesama
Jadi, dengan cara itulah kita bisa terhindar dari golongan orang yang merugi.Yaitu orang yang bisa menggunakan waktu atau masa hidupnya untuk beriman kepada Allah SWT dan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
Setelah kita mengetahui firman Allah SWT yang sudah dijelaskan dalam Al Qur’an, masihkan kita mau menggunakan waktu kita untuk hal yang tidak perlu? Sebagai contoh menjelang pergantian tahun 2012 ke 2013, banyak orang mempersiapkan hari pergantian tahun dengan membeli petasan dan terompet untuk menyambut tahun 2013. Padahal, jika kita renungkan banyak orang yang begadang sampai bagi demi menikmati malam pergantian tahun, bahkan tidak sedikit dari mereka yang menikmati malam pergantian tahun dengan berpacaran, menyulut petasan, meniup terompet tepat pada pukul 00.00, bahkan ada yang sambil mabuk-mabukan. Nauzubillahiminzalik.
Sekali lagi, Allah SWT dan Rasulullah saw. sudah mengingatkan kita untuk menggunakan waktu atau masa kita untuk beribadah dan beriman kepada Allah SWT supaya kita tidak termasuk dalam golongan orang yang merugi. Semoga kita senantiasa diberikan hidayah oleh Allah SWT sehingga kita bisa terhindar kegiatan yang membuat kita rugi di dunia ini. Amin.
Gunakan waktu anda karena waktu anda sangat berharga. Lakukanlah hal yang positif untuk mengisi waktu anda, karena :
“waktu tidak dapat kita hindari, kita hentikan, dan kita hilangkan dari hidup kita. melainkan waktu harus kita lalui. masa depan kita merupakan sebuah misteri dan masa lalu kita merupakan sejarah kita. gunakanlah waktu sebaik mungkin agar waktu tidak menjadi bumerang yang melukai kita.”